Tampilkan postingan dengan label Seputar Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Anak. Tampilkan semua postingan

Demam Pada Anak Bukan Berarti Sakit

Demam pada Anak- Demam merupakan suatu keadaan dimana suhu badan mengalami peningkatan melebihi 38 derajat celcius yang disebabkan oleh penyakit, sehingga mengakibatkan suhu tubuh naik, dahi menjadi panas, badan meriang, dan banyak keringat. Penyebab demam tinggi biasanya terjadi karena infeksi virus dan bakteri yang menyerang tubuh atas ketidak seimbangan ketahanan tubuh si anak.

Berbagai Gejala Demam Tinggi:
  1. Kepala terasa sakit
  2. Otot dan sendi mengalami sakit
  3. Badan menggigil
  4. Jantung mengalami detak yang kencang
  5. Berkeringat
  6. Suhu badan tinggi hingga >104F/40 C
  7. Kejang-kejang
  8. Badan lemah
Demam Pada Anak Bukan Berarti Sakit
Jika demam pada anak melanda, baik yang ringan maupun yang berbahaya ditandai dengan gejala naiknya suhu tubuh diatas normal maka jangan terlambat untuk ditangani, dimana demam bisa menjadi salah satu reaksi dari adanya infeksi pada anak ataupun orang dewasa. Infeksi pada tubuh dapat disebabkan karena virus, bakteri, jamur, atau parasit, dimana semua organ di tubuh dapat terkena infeksi seperti menyerang saluran pernafasan, batuk, pilek, radang tenggorokan, dan amandel.

Demam Pada Anak Bukan Berarti Kondisi Anak Sakit, berikut beberapa kondisinya:
  1. Jika kondisi bayi atau anak masih dapat bermain maka demam yang terjadi bisa saja hanya sebentar.
  2. Apabila kulit pada anak tidak mengalami perubahan atau masih normal maka si anak masih dikatakan tidak sakit.
  3. Apabila anak masih dapat mengkonsumsi dengan baik maka kondisi sianak terbilang normal.
  4. Suhu tubuh tidak terlalu panas atau tinggi.
  5. Memiliki respon yang baik jika ada rangsangan dari luar.
Cara Mencegah Demam
  1. Disaat anak mengalami demam sebaiknya jangan memberikan selimut tebal pada seluruh tubuhnya.
  2. Kenakan baju yang bersih dan nyaman untuk dipakai serta sebaiknya yang dapat menyerap keringat.
  3. Kondisi ruangan sebaiknya jangan terlalu panas ataupun terlalu dingin.
  4. Mandikan si anak jika memang harus mandi, akan tetapi kondisi anak atau suhu tubuh masih normal tidak terlalu tinggi.
  5. Konsumsi madu asli agar si anak memiliki ketahanan tubuh yang baik.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak

Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada AnakMenjaga kesehatan gigi anak merupakan salah satu hal yang tidak dapat kita abaikan begitu saja oleh kita sebagai orang tua, wajar jika seorang anak mempunyai gigi yang rusak dan apabila dibiarkan begitu saja maka akan memberikan dampak yang akan ditimbulkan oleh kerusakan gigi pada anak. Salah satu dampak kerusakan yang akan tejadi nanti yaitu berubahnya bentuk mulut dan tatanan gigi pada saat anak dewasa nanti.

Maka dari itu perlu adanya pencegahan terhadap resiko kerusakan pada gigi anak-anak agar tetap dapat menjaga kesehatan gigi dan mulutnya serta memberikan hasil terbaik, hal ini akan bermanfaat bagi mereka terlebih saat mereka dewasa. Kesehatan dan kebersihan mulut dan gigi adalah salah satu penunjang rasa percaya diri yang paling utama.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak

Tips Menjaga Gigi dan Mulut

1. Mengurangi Makanan Yang Manis

Cara ini akan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan gigi dan mulut si anak, menghindari makanan manis pastinya akan mengurangi resiko sakit gigi pada anak. Kebiasaan anak yang suka dengan manis atau makanan yang dapat merusak kesehatan seperti permen, cokelat, es krim, susu, dan lainnya. Apabila anak anda suka dengan makanan yang manis-manis sebenarnya boleh saja asal tidak berlebihan dan diimbangi dengan perawatan yang tepat, alangkah baiknya jangan membiasakan memberikan makanan manis pada anak-anak jika anda menginginkan gigi dan mulut anak anda sehat.

2. Jangan Biarkan Minum Susu saat Mau Tidur

Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak selanjutnya adalah dengan menghindari anak meminta minum susu saat mau tidur menggunakan dot atau botol, hal ini dikarenakan cairan manis didalam botol tersebut menempel pada gigi anak dan pastinya hal ini akan mempermudah tumbuhnya bakteri untuk hidup didalam mulut. 

3.  Minum Air Putih

Cara yang lain adalah dengan cara minum air secara rutin pada anak agar gigi menjadi sehat, dan biasakan setelah makan si anak diajarkan untuk minum air putih setelah mengkonsumsi makanan besar yang mengandung gula. Dengan begitu sisa makanan yang ada pada selah-selah gigi terbawa dengan air minum, mengkonsumsi air putih secara teratur dapat menyehatkan gigi serta menjaga kesehatan tubuh si anak.


4. Gunakan Obat Kumur

Selain mengosok gigi sebaiknya anak diajarkan menggunakan obat kumur yang sudah dianjurkan dokter agar mulut tetap sehat, gunakan obat kumur satu minggu satu kali untuk membantu setelah anda gosol gigi maka bakteri yang ada diselah-selah gigi dapat membantu adanya plak dan karang pada gigi.

Semoga tips diatas dapat bermanfaat.

Cara Mengenal Alasan Bayi Menangis

Cara Mengenal Alasan Bayi Menagis- Tangisan bayi yang lama pastinya membuat sang ibu panik, apalagi bagi ibu yang baru memiliki anak dan tidak memiliki pengalaman akan kebiasaan bayi seperti menangis. Sebagai orang tua baru akan merasa bahwa semua tangisan anak terdengar sama dan mungkin sang ibu akan bertanya apa yang diinginkan bayi, dari tidak pengalamannya anda mengenal tangisan bayi lama kelamaan anda akan belajar berlahan-lahan memahami arti dari tangisan bayi atau anak anda.

Tangisan bayi merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan sebagai bentuk interaksi antara orang tua yang paling efektif, kebiasaan tersebut pastinya juga akan membingungkan bagi sebagian orang tua atas tangisan bayi.

Cara Mengenal Alasan Bayi Menangis

Untuk mengetahui cara menenangkan byai dapat anda kenali terlebih dahulu penyebab kenapa bayi menangis, pada dasarnya anda dibutuhkan kesabaran dan pengamatan yang teliti untuk mengetahui apa yang diinginkan bayi pada saat menangis.

Mengenal Penyebab Tangisan Bayi

1. Lapar

Pada awal kelahiran bayi pastinya akan menangis, hingga mengijak usia 3 minggu tangisan ini akan semakin kencang dan tangisan ini biasanya akan membuat bingung para orang tua baru. Di usia ini kebanyakan bayi menagis karena lapar, untuk mengetahuinya anda dapat melihat bayi membuka mulut, menghisap jari atau berusaha memegang payudara dan jika permasalahan tersebut segera mungkin anda untuk menyusuinya.

2. Lelah

Apabila anda melihat anak mulai diam dan terlihat bosan dengan mainnya atau ia sering kali mengusap mata terus menagis bertanda ia sudah ingin tidur, tapi ingat jika si kecil sudah makan berarti permasalahannya adalah karena lelah.

3. Bosan

Rasa bosan juga dapat dialami oleh sianak dan tak heran jika ia mendadak menangis dengan suara yang keras bahkan diikuti suara raungan dan jeda untuk diam sesaat. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi memiliki keinginan untuk berinteraksi dengan orang lain saat terjaga, apabila anda sedang memberikan mainan terus ada ia menangis maka gantilah mainan yang lain agar si anak tidak mengalami bosan dengan mainan yang dimilikinya.

4. Celana Basah

Tangisan bayi juga dapat disebabkan oleh pakaian yang dikenakan basah, solusi ini untuk segera mengganti popok atau baju sekiranya baju atau popok yang dikenakan basah.

5. Udara Panas Dingin

Udara yang ada diruangan sebaiknya stabil tidak panas dan tidak dingin, apabila udara panas dan dingin dimungkinkan si anak akan menangis, solusi yang dapat anda lakukan adalah dengan memberikan pakaian yang nyaman dan ruangan yang tidak panas ataupun dingin.

6. Tidak Enak Badan

Tangisan yang lain juga dirasakan apabila badan tidak enak maka si kecil akan menangis terus menerus dan inipun pernah saya alami jika anak saya demam tangisanpun akan terus menerus hingga badan terasa nyaman.
Back to Top